BUMDes harus Bersinergi dengan Usaha Masyarakat yang Sudah Berjalan

 

Syncoreconsulting.com – Rintik hujan menjatuhkan diri dalam keramaian Kota Jogja di Sabtu Pagi. Workshop Pengelolaan BUMDes se – Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan oleh Bumdes.id yang bekerja sama dengan UPK DAPM Jati Agung telah memasuki hari ketiga. Setelah hari sebelumnya studi lapangan ke Kampoeng Mataraman, kini Workshop dilaksanakan di Hotel D’Salvatore Yogyakarta. Sejuk udara di luar Hotel, seiring dengan apa yang dirasakan peserta di dalam ruang pelatihan.

Yeni Nur Hayati, pemateri penyusunan strategi pengembangan BUMDes

Di awal acara, Yeni Nur Hayati sebagai narasumber membagi para peserta dalam beberapa kelompok diskusi kemudian menyampaikan materi dan praktik penyusunan strategi pengembangan BUMDes di kertas kerja dan lembar kerja. Beberapa macam pertanyaan diajukan para peserta yang kurang memahami arahan yang diberikan oleh narasumber yang saat itu juga mendapatkan tanggapan oleh narasumber maupun para pendamping dari Tim Bumdes.id.

Jenis usaha yang dibangun diantaranya Wisata Desa, Pasar Desa, Pengelolaan Sampah/Bisnis Sosial. Sesuatu yang terlihat menarik, baik berupa pemandangan maupun kuliner yang memungkinkan pengunjung berfoto dan mengunggahnya di media sosial dapat dijadikan sebagai ide usaha. Selain itu, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi serta menemukan solusinya merupakan peluang usaha yang potensial bagi BUMDes dalam memberikan manfaat kepada warga Desa.

“Bukan besar kecilnya modal, tetapi konsep yang ada dibalik usaha.”, ungkap Yeni.

Rudy Suryanto, Founder Bumdes.id

Rudy Suryanto yang juga menjadi pembicara pada Workshop tersebut mengatakan bahwa ukuran kesuksesan BUMDes tidak hanya ditentukan seberapa besar pendapatan atau profit, tetapi juga social benefit yang dapat diberikan kepada masyarakat. BUMDes harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan melakukan sinergi terhadap usaha yang sudah berjalan.

“Jangan sampai BUMDes hadir menggusur aktivitas ekonomi warga yang sudah dilakukan oleh warga. Tetapi bagaimana bisa melakukan sinergi dengan usaha yang sudah berjalan. Maka peran BUMDes yang strategis adalah mengatasi pokok permasalahan yang ada di desa salah satunya adalah akses pasar.”, jelas Rudy.

Tim Bumdes mendampingi peserta menggunakan SAAB

Memasuki sesi terakhir dari acara ini yaitu materi evaluasi kinerja menggunakan Sistem Aplikasi Akuntasi Bumdes (SAAB) dari Syncore. peserta didampingi oleh Yeni dan Tim Bumdes.id dalam menginput data ke dalam aplikasi tersebut. Aplikasi ini dapat mempermudah pengguna dalam penyusunan laporan keuangan BUMDes sesuai dengan standar pelaporan keuangan. Pandangan ke layar kaca terbagi kepada Yeni maupun Tim Bumdes.id kala peserta membutuhkan petunjuk karena merasa masih belum memahami beberapa langkah untuk menjalankan aplikasi SAAB.

Sesi terakhir juga menandai berakhirnya acara Workshop Pengelolaan BUMDes se – Kecamatan Jati Agung yang telah berlangsung selama 3 hari berturut-turut dari 22 – 24 Maret 2018. Sebelumnya, para peserta perwakilan dari 21 desa sudah melakukan packing barang untuk kembali membawa ilmu hasil pelatihan yang akan diterapkan ke desanya masing-masing.

“Melihat BUMDes yang ada di kecamatan jati agung yang sudah terbentuk manajemennya masih kurang maksimal. Maka dari itu UPK DAPM mensupport pihak desa mengikuti pelatihan ini karena memang studi bandingnya pas.”, tutur Faisal dari UPK DAPM.

Foto bersama para peserta

Banyak peluang besar tanpa harus mengambil alih aktivitas ekonomi yang sudah dijalankan oleh warga desa. Akses pasar adalah salah satu peluang BUMDes dalam mengatasi masalah pokok yang ada di desa. BUMDes menjadi penghubung produk di desa dengan pembeli potensial yang ada di luar desa. Hal itu dapat dilakukan jika BUMDes yang satu dengan yang lain saling bekerja sama sehingga produk langsung dipasarkan ke antar desa.

Semoga melalui Workshop Pengelolaan BUMDes se – Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan ini para perwakilan desa dapat mengaplikasikan secara nyata untuk memajukan BUMDes di daerahnya.

#BumdesSukses

#TerusBergerak