27 Puskesmas Kabupaten Karawang Ikuti Pelatihan BLUD di Jogja

Syncoreconsulting.com – 100 peserta dari 27 Puskesmas Kabupaten Karawang mengikuti workshop Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD di Hotel TARA Yogyakarta. acara yang diselenggarakan oleh BLUD.co.id ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu 9 – 11 April 2018. Acara dibuka dengan sesi foto bersama kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Niza Wibyana Tito, M.Kom., MM. selaku Consultant BLUD yang menjadi pemateri pada workshop ini dan dr. H. Nurdin Hidayat, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

 

Niza Wibyana Tito, M.Kom., MM. selaku pemateri penyusunan RSB & RBA

Tito mengatakan bahwa penggunaan teknologi dapat dimanfaatkan pada peningkatan kualitas pengelolaan keuangan. Tak kalah penting adalah perlunya menyamakan persepsi mengenai BLUD. Sehingga perjalanan selanjutnya dapat berjalan dengan baik. “kita samakan dulu, apa itu BLUD supaya kedepannya dapat berjalan lancar”, ujar Tito

Masuk pada materi sesi pertama mengenai Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK – BLUD) yang disampaikan oleh Ir. Bejo Mulyono, MML. Beliau merupakan Pengurus pusat ARSADA Bidang Pengembangan BLUD. Materi tersebut mengulas mengenai pengertian, alur, dasar hukum, fleksibilitas dan kebijakan BLUD.

Ir. Bejo Mulyono, MML. selaku pemateri PPK BLUD

Menurut Bejo, pelayanan Puskesmas di suatu daerah masih belum optimal, hadirnya BLUD ditujukan untuk pelayanan kesehatan yang maksimal. Untuk menjadi BLUD perlu adanya pemahanan tentang regulasi baik dari Undang – undang, Peraturan Pemerintah, Perpres, permendagri/permenkeu yang dasarnya adalah dari Permendagri No 61 tahun 2007. Pemerintah yang menyadari bahwa regulasi tersebut masih regulasi umum, kemudian membuat beberapa Peraturan yang bisa menyesuaikan daerah masing- masing.

Permasalahan utama yang sering dihadapi dalam penerapan PPK BLUD, yaitu belum selarasnya pihak-pihak yang berkepentingan dengan BLUD. “Contohnya BLUD itu sendiri, Pihak Dinas, Pihak Keuangan Daerah, serta BPK seringkali belum memahami Pola Pengelolaan Keuangan BLUD akan membuat BLUD mengalami stagnasi. Solusinya adalah harus adanya penyelarasan dengan pelatihan atau berdiskusi bersama sebagai peserta, sehingga dapat menemukan persamaan persepsi”, jelas Bejo

praktik penyusunan RSB & RBA dipandu oleh Tim Blud.co.id dalam melakukan input data

Setelah materi mengenai Pola Pengelolaan Keuangan BLUD usai, acara dilanjutkan ke sesi berikutnya yaitu Penyusunan Rencana Strategi Bisnis (RSB) dan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) dimana Niza Wibyana Tito selaku pemantik materi. Melalui materi ini diharapkan peserta dapat mengetahui dan menyusun RSB dan RBA. Dalam praktik input data, peserta dipandu oleh pemateri yang dibantu oleh Tim Blud.co.id.

Perlunya menyusun RBA (Rencana Bisnis Anggaran) agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan perencanaan. BLUD tidak hanya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, akan tetapi juga meningkatkan kualitas pelaporan keuangan yang dikelola dengan baik. Nurdin, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mengaku kegiatan Workshop ini sudah direncanakan sebagai salah satu kegiatan untuk mensukseskan BLUD Kabupaten Karawang.

dr. H. Nurdin Hidayat, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang (Tengah, Coklat)

“Terus terang saja Kabupaten Karawang sudah merencanakan kegiatan ini. Melalui workshop yang bekerjasama dengan Syncore ini, harapannya Puskesmas dapat terampil dalam menggunakan konsep PPK BLUD. Dan yang menarik adalah penggunaan IT nya”, terang Nurdin