Politeknik Negeri Lampung Ajak Kerjasama Syncore Consulting, Selain Kompetensi Akademis Mahasiswa Perlu Kompetensi Terapan

Syncoreconsulting.com –Lampung, Polinela (Politeknik Negeri Lampung) adakan kunjungan membahas kerjasama program Praktek Kerja (Magang) di Syncore building, Yogyakarta (12/4/2018).

Teguh Budi Trisnanto, dosen  sekaligus menjadi perwakilan dari Politeknik Negeri Lampung, banyak bercerita kepada tim Syncore Media di sela-sela kunjungannya. “Pada waktu itu Pak Rudy Suryanto mengadakan TOT Pendampingan dan Pelatihan BUMDes di Polinela kepada calon wisudawan yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Daerah (Pemda),” katanya.

Saat ini, di Provinsi Lampung mengadakan program beasiswa bagi mahasiswa anak Petani dan Penyuluh, dan Polinela sebagai salah satu Kampus yang menerima program dari pemerintah tersebut. “Salah satu misi pemerintah dalam program tersebut adalah untuk membangun desa, nah, membangun desa kan tidak mudah, disamping mendapatkan  pendidikan secara akadmis di kampus mereka (para mahasiswa penerima beasiswa) juga perlu mendapat kompetensi terapan. Dari temuan kami tersebut, maka dirasa perlu untuk belajar tentang Badan Usaha  Milik Desa. Berawal dari situlah kami bertemu dengan Rudy Suryanto selaku founder Bumdes.id dalam acara TOT pendampingan BUMDes di Polinela waktu itu,” paparnya.

Dari kiri, Teguh Budi T, Prisa Juani (Leader Bumdes.id), Niza W Tito (Direktur Syncore) dan Davita Variani (Manager HRD Syncore)

Dalam kesempatan TOT selama dua hari tersebut, Teguh banyak bertukar pikiran dengan Rudy Suryanto, salahsatunya adalah membahas kerjasama antara Syncore dengan Polinela.

Baca juga: Sinergi Kemendes PDTT Bersama Forum Perguruan Tinggi, Lesatkan Pembangunan Desa

“Boleh dong mahasiswa kami untuk magang di Syncore?” kata Teguh. “Gayung bersambut, pak Rudy pun meng-iyakan permintaan kami,” imbuhnya dalam sesi wawancara bersama tim Syncore Media.

“Secara terbuka kami sampaikan kepada mahasiswa kami, para mahasiswa kami persilakan untuk mengirimkan CV ke Kaprodi lalu kami follow up kepada bagian HRD di Syncore. Alhamdulillah terpilihlah empat mahasiswa kami yang akan menimba ilmu untuk magang di Syncore,”  ungkapnya dengan raut wajah gembira.

Selaku Manager HRD Syncore, Davita Variani, menyambut baik atas kunjungan Politeknik Negeri Lampung dan membuka diri untuk bekerjasama pada tahun-tahun berikutnya. “Pada tahun 2019 mendatang Syncore akan memberikan kuota khusus bagi mahasiswa magang dari Polinela,” ungkap Davita.

Teguh bersama mahasiswa magang, Polinela.

Dalam kunjungannya ke Syncore, Kepala Humas Polinela ini merasa puas terlebih setelah mendengar mahasiswanya banyak belajar hal-hal baru di perusahaan yang basisnya adalah konsultan dan teknologi akuntansi ini. “Saya berpikir, selepas magang dari Syncore ada yang bisa menjadi konsultan pertanian atau konsultan agribisnis dikemudian hari,” jelasnya.

Baca juga: Universitas Asing akan Beroperasi di Indonesia, Bagaimana Nasib Kampus Lokal?

Kampus yang memiliki delapan belas program setudi ini, kedepan akan mempersiapkan beberapa kandidat magang untuk bisa menuntut ilmu di Syncore. “Rencana kami, tiga prodi akan kami siapkan sebagai kandidat magang di Syncore yakni; Prodi Akuntansi, Prodi Agribisnis dan Prodi Manajemen Informatika,” ungkap Teguh pada tim Syncore Media.

Selepas kunjungan ini, Teguh juga menginginkan akan ada follow up, bagaimana Syncore dan Polinela bisa terus bekerjasama untuk mewujudkan win-win solution dalam upaya membangun sumberdaya manusia. “Kedepan kami ingin membentuk kerjasama lagi dengan Syncore, misalnya saja agenda TOT BUMDes untuk calon wisudawan atau untuk pengusaha muda Lampung atau kami melakukan penelitian bersama dengan Syncore,” cerita Teguh penuh yakin.