Pelatihan BLUD: Dinkes dan Puskesmas Karawang Ikuti Workshop Pola Pengelolaan Keuangan BLUD Bersama BLUD.co.id (Gelombang 2)

Syncoreconsulting.com – BLUD, per tanggal satu bulan Maret 2018, seluruh puskesmas di Kab. Karawang mengubah statusnya dari Non Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi BLUD. Pergantian status tersebut tidak hanya sekedar nama –termasuk regulasi dan peraturan yang ada di dalamnya pun juga berganti. BLUD memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Puskesmas memiliki wewenang lebih untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Semangat belajar dan antusias tinggi untuk berbenah, sebanyak 106 pejabat Dinas Kesehatan serta perwakilan pengurus Puskesmas Kab. Karawang hijrah menuju Jogja.  Perjalanan Karawang-Jogja ditempuh menggunakan Kereta Api kurang lebih memakan waktu 7 jam diatas gerbong.

Rombongan peserta diantar tim blud.co.id menuju Hotel Tara Yogyakarta
Kereta tiba, penjemputan peserta workshop PPK BLUD di Stasiun Tugu

 

Waktu menunjukkan pukul 17.30 waktu itu, seluruh rombongan dari Karawang tiba di Stasiun Tugu dengan disambut senyum hangat oleh team BLUD.co.id. Dua armada bus telah dipersiapkan guna mengantar peserta menuju Hotel Tara Yogyakarta. Hotel berbintang empat tersebut dipilih menjadi tempat berlangsungnya Workshop Pola Pengelolaan Keuangan BLUD Puskesmas selama tiga hari (16-18 April 2018).

Baca juga: Universitas Negeri Gorontalo: Terus Memantapkan Diri dalam Pola Pengelolaan BLU Berbasis Good University Governance

Sebelumnya telah berlangsung workhshop serupa yang diikuti 27 Puskesmas dan Dinkes Kab. Karawang (gelombang pertama) pada tanggal 9-11 dibulan yang sama. Pada workshop gelombang kedua ini, dihadiri Kepada Dinas Kesehatan Kab. Karawang, dr. Yuska Yasin, MM.

Peserta workshop PPK BLUD tiba di lobby hotel

Pada hari pertama workshop, sebelum acara dimulai diawali dengan doa bersama lalu dilanjut sesi foto seluruh peserta pelatihan. Setelah itu, seluruh peserta membawakan lagu Indonesia Raya dan Mars Hidup Sehat  yang dinyanyikan dengan penuh khitmat. Menuju siang, rangkaian acara dilanjut dengan sambutan dari Niza Wibyana Tito, M.Kom., MM. selaku Direktur Syncore Indonesia.

Seluruh Peserta Workshop PPK BLUD foto bersama

Kemudian sambutan dari Kepala Dinkes Kab. Karawang dr. Yuska Yasin, MM. Dalam kesempatan sambutan, Yuska berpesan, “Program utama puskesmas seperti yang kita ketahui dari Dinkes meliputi Perbaikan gizi atau mengentaskan stunting (gizi buruk), pengendalian TBC dan imunisasi. Hal ini dapat berjalan dengan baik apalagi Puskesmas di Kab. Karawang sudah berstatus BLUD,” paparnya.

Baca juga: Belajar BLUD, Puskesmas Kabupaten Karawang Beranjak ke Daerah Istimewa Yogyakarta

Setelah seluruh sambutan rampung, masuk kepada sesi materi tentang BLUD; apa itu BLUD, mengapa harus BLUD, bagaimana payung hukumnya, bagaimana regulasi yang mengaturnya, dan sebagainya. Pemaparan materi BLUD dibawakan oleh Ir. Bejo Mulyono MML., beliau selaku Pengurus Pusat Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) Bidang Pengembangan BLUD.

Ir. Bejo Mulyono MML. menyampaikan materi

“Kelolalah BLUD itu seperti bisnis,” ungkap Bejo dalam sesi materi yang ia bawakan. Sebagai BLUD tentu kita paham bahwa pengelolaannya harus terstandar dan berbeda dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lain. Orientasi utama tetap harus memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat luas. Bejo mlanjutkan, yang dimaksud mengelola BLUD seperti bisnis yakni, “BLUD itu bukan mencari untung, tapi kelolalah secara bisnis, apa itu? Efisien,dalam bekerja dan hasil maksimal kalau bisa dikerjakan satu orang mengapa harus dua?,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Karawang Dukung Puskesmas Setempat Terapkan BLUD

Beranjak dihari kedua, setelah membahas tentang BLUD berlanjut pada Penyusunan Rencana Strategi Bisnis (RSB) dan Rencana Bisnis & Anggaran ( RBA ) BLUD oleh Niza Wibyana Tito, M.Kom., MM.. “BLUD memiliki fleksibilitas tinggi, oleh karena itu dituntut untuk bisa memberikan pertanggungjawaban yang tinggi pula,” kata pria yang berprofesi sebagai konsultan BLUD itu. Ia banyak bercerita di hadapan peserta workshop Pola Pengelolaan Keuangan BLUD Puskesmas pada Selasa, (17/4/2018).

Niza Wibyana Tito, M.Kom., MM. (kedua dari kiri)

BLUD memang memiliki keluwesan tinggi dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatannya, oleh karena itu laporan pertanggungjawabannya pun memiliki standar yang tinggi pula. Disinilah BLUD.co.id hadir memberi solusi untuk mempermudah seluruh instansi berstatus BLUD dalam tata cara pembentukan BLUD dan bagaimana pengelolaan keuangannya.

 

Sore hari pada hari kedua, seluruh peserta diperkenalkan dengan software pengelolaan keuangan BLUD. Adalah “Syncore BLUD” sebuah aplikasi berbasis online. Aplikasi yang akan memberi pelayanan seperti akuntan profesional. Syncore BLUD akan memandu user dengan sangat mudah bahkan untuk mereka dari kalangan non akuntan.

Pada saat melakukan pendampingan teknis praktik aplikasi, Tito selalu mewanti-wanti agar seluruh peserta yang kurang paham untuk bertanya. Ketika sudah dirasa mampu, maka proses input data dapat dilakukan secara bersamaan secara efisien. “Jadi paling tidak nanti minimal sudah di input datanya 50% pada saat pelatihan ini, minimal lho ya, karena sudah bisa, sisanya nanti bisa dilanjutkan teman-teman pada saat sudah di Karawang,” ungkapnya.

Antusias peserta workshop mencoba aplikasi Syncore BLUD

Salah satu peserta yang berprofesi sebagai bidan turut memberi apresiasi tentang pelatihan ini. “Pelayanan yang diberikan Syncore beserta BLUD.co.id sangat memuaskan, pendampingnya ramah-ramah, makanan khas Jogjanya enak pisan eeuu.. Dan aplikasi Syncore BLUD sangat memudahkan kami sebagai orang yang bekerja di Puskesmas,” ungkap Oyok Nurlela Bendahara Kapitasi Puskesmas Pasirukem Kab. Karawang.

Baca juga: Semangat Peserta Menjejaki Hari Ketiga Workshop Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD Puskesmas Kabupaten Karawang

Rusli Gunawan, SKM., MM.Kes menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kab. Karawang dalam kesempatan berdialog dengan Syncore Media bercerita, “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini, bagaimana lebih paham tentang standar laporan keuangan BLUD, dan aplikasi BLUD memudahkan pelaporan keuangan yang cukup ribet menjadi mudah,” pungkasnya.

Hari ke-3, tepat pukul 06.00 WIB seluruh peserta diarahkan menuju rooftop lantai tujuh Hotel Tara. Syncore menghadirkan instruktur senam profesional untuk memandu semua peserta larut kedalam keringat sehat di pagi hari. Satu jam berlalu, seluruh peserta selesai senam lalu break dan sarapan.

Senam Bersama di rooftop Hotel Tara

Pada hari terakhir workshop gelombang kedua ini, lebih banyak di isi dengan teknis input data aplikasi dan sesi tanya jawab. Merupakan tanggungjawab BLUD.co.id agar seluruh peserta mampu memahami setiap materi yang diberikan.

Ujang Suryana, SKM sebagai Kepala Puskesmas Loji, memaparkan dengan adanya workshop ini menambah wawasan tentang fleksibilitas, regulasi dan laporan keuangan BLUD. “Pelatihan dari Syncore ini saya bilang profesional, aplikasi yang digunakan cukup mudah digunakan dengan akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan,” katanya pada Syncore Media.

dr. Hardi Hermawan perwakilan dari Puskesmas Purwosari mengungkapkan, “Awalnya saya kurang tahu apa itu BLUD, setelah mengikuti pelatihan ini mendapatkan banyak pengetahuan, pelatihan ini bagus tidak sekedar menarik tetapi ilmunya beneran dapat,” tutupnya.

Senam Bola Menggelinding lalu dilanjut Penutupan oleh Rusli Gunawan SKM., MM.

Jam dua menjelang sore pada hari ke-3 workshop, seluruh rundown acara telah dituntaskan dengan lancar dan tepat waktu, Alhamdulillah. Ketika kemarin pada pembukaan diawali sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kab. Karawang dr. Yuska Yasin MM., maka pada sesi akhir workshop ditutup oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kab. Karawang, Rusli Gunawan SKM., MM..

Baca juga: Workshop Penyusunan RSB dan RBA Akper Jayakarta

“Terimakasih kepada Syncore, Pak Tito dan seluruh panitia yang telah membantu kami, Alhamdulillah teman-teman (peserta) cukup terbantu, baik dari sisi materi banyak sekali saya lihat ilmu-ilmu baru. Saya pun awalnya masih blank tentang BLUD, dan disini mendapatkan banyak pengetahuan. Dan yang kedua, dari protokoler kepanitiaan saya ucapkan terimakasih cukup bagus sekali, dan akan kami jadikan contoh, misalnya nanti ada yang studi banding ke kita, akan kita rekomendasikan (workshop ini),” pungkas Rusli menutup acara.