Kerja Sama Rumah Sakit Onkologi Solo dengan Syncore dalam Penyusunan Master Plan dan Feasibility Study

Syncoreconsulting.com – Sesuai dengan undang-undang No. 44 Tahun 2009, rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah Sakit Umum mempunyai misi memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Persoalan saat ini adalah sangat terbatasnya jumlah rumah sakit yang khusus berkonsentrasi pada penyakit kanker.  Penyebaran rumah sakit kanker yang belum merata di Indonesia dan sudah saatnya mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Saat ini baru ada 3  rumah sakit khusus kanker yaitu Dharmais, RS Onkologi Surabaya, dan Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam. Di masa yang akan datang, dengan beban kasus kanker yang meningkat, dibutuhkan rumah sakit khusus kanker lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan layanan kesehatan khusus di bidang kanker.

16 April 2018, Permata Harapan Cancer Center Solo mengadakan pertemuan dengan Tim SMC (Strategic Management Consultant) Syncore. Permata Harapan sendiri merupakan fasilitas kesehatan yang berkonsentrasi melakukan pelayanan kesehatan dalam bidang onkologi ( tumor dan kanker ).  Pada momentum tersebut, membahas mengenai kerja sama dalam rangka pembuatan Master Plan dan Feasibility Study.

“Dasar dari kerja sama ini adalah Rumah Sakit Permata Harapan membutuhkan Master Plan dan Feasibility Study sebagai landasan untuk menetapkan satu keputusan rasional dalam pengembangan Rumah Sakit dengan jumlah dan jenis layanan untuk sebuah Rumah Sakit  Khusus Kelas C sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Kota Surakarta dan sekitarnya. Secara umum, ada 2 pendekatan yang dilakukan, yaitu Kajian Analisis Faktor Internal (KAFI) dan Kajian Analisis Faktor Internal” terang Aditya Mahendra Putra, Project Manajer Syncore.

“Sesuai dengan Permenkes Nomor 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, Dari kebutuhan tersebut, karena kompleksitas masalah dalam pengembangan suatu rumah sakit, maka pengembangan rumah sakit diharapkan mampu memenuhi persyaratan akreditasi rumah sakit dan tidak mengganggu pelayanan yang sudah ada saat ini, maka perlu disusun suatu studi yang dituangkan dalam suatu dokumen,” tambah dia.

Menurut Adit, akan ada 2 tahap dalam jalinan kerja sama ini. “pada tahap pertama, Kita membuat Feasibility Study, Master Plan khusus untuk ijin Rumah Sakit Permata Harapan menjadi RSOS (Rumah Sakit Onkologi Solo) yang mengacu pada peraturan Kemenkes. Untuk tahap yang kedua itu meliputi pembuatan Feasibility Study, Business Plan, Master Plan dan Proposal termasuk didalamnya draft MoU yang ditujukan untuk investor di Qatar,” pungkasnya.

One Reply to “Kerja Sama Rumah Sakit Onkologi Solo dengan Syncore dalam Penyusunan Master Plan dan Feasibility Study”

Comments are closed.