Dukungan Menristekdikti Terhadap Korelasi Sistem Dunia Pendidikan dan Dunia Usaha

Syncoreconsulting.com – Akuntansi akan selalu memegang peran yang krusial selama perekonomian masih menggunakan uang sebagai alat pembayaran. Akuntansi diperlukan dalam pencatatan aktivitas bisnis yang bersifat keuangan. Penjualan barang dagangan, pembayaran gaji, dan pembelian kredit merupakan sedikit gambaran mengenai peristiwa bisnis yang dicatat akuntansi.

Perusahaan, sebutan lain dari organisasi bisnis, bahkan menggunakan akuntansi sebagai bahasa untuk memperlancar kegiatan operasional, membuat keputusan bisnis, maupun untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas manajer. Akuntansi digunakan untuk membandingkan prestasi kerja suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Dunia usaha yang tidak terlepas dari akuntansi, mesti disambut oleh dunia pendidikan untuk mencetak SDM profesi akuntansi yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dunia usaha secara tidak langsung juga turut mendukung pembangunan pertumbuhan ekonomi di negeri ini.

Dalam Seminar Nasional Enterprise Education Model & Certification Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknisi Akuntansi yang digelar di Aula Mezanine Gedung Juanda Kementerian Keuangan ini, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir sangat antusias memberikan dorongan kepada para akuntan.

Seminar Nasional yang menghadirkan para akuntan ini mengangkat tema “Enterprise Education Model and Certification : Wujud Quality Assurance Pendidikan Dalam Rangka Pengembangan Potensi Akuntansi di Indonesia”.

Baca juga: Teknologi Informasi dalam Pendidikan Akuntansi, Bekal Hadapi Perubahan

Mohamad Nasir menegaskan kompetensi ini menjadi sangat penting. Tujuannya tak lain supaya dapat mengkorelasikan antara sistem pendidikan dan dunia usaha dalam waktu ke depannya. “semua prodi yang ada dibawah Kemenristekdikti akan kami dorong, disamping para lulusan mendapatkan ijazah, mereka mendapatkan sertifikasi kompetensi pada bagian masing-masing. Ini adalah era yang sangat penting tidak lagi seorang berfikir menjadi seorang akuntan harus S I, mereka bisa dari D IV dan mengikuti sertifikasi,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto dalam mengawali sambutannya, berharap tema yang dititik beratkan pada peran Sumber Daya Manusia (SDM) ini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. “profesi akuntansi ini tentu perannya sangat penting bagi sektor publik, SDM profesi akuntansi yang kompeten mendukung pembangunan pertumbuhan ekonomi,” jelas dia.

Menurutnya Hadiyanto, Presiden Joko Widodo juga mengarahkan bahwa diperlukan pembangunan SDM yang Kompeten dan dapat diterima di dunia kerja.

Baca juga: Menristekdikti Dorong Perguruan Tinggi Gunakan Sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan Online Learning

“Dengan adanya seminar nasional ini kami berharap SDM akuntansi dapat tersertifikasi dan dapat meningkatkan kualitas profesi akuntansi,” harapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto, Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Erika Budiarto Laconi, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti Intan Ahmad, dan Direktur LSP Teknisi Akuntansi Murtanto.