Kementerian Kesehatan Mengimbau Masyarakat untuk Mendapatkan Pelayanan Vaksinasi Meningitis Meningokokus

Syncoreconsulting.com – Jamaah Haji dan Umroh di Indonesia dianjurkan untuk melakukan vaksinasi Meningitis Meningokokus (MM). Berdasarkan temuan, Arab Saudi menjadi negara yang memiliki penyebaran MM cukup tinggi.

Anjuran ini disampaikan oleh siaran pers Kementerian Kesehatan RI. Vaksinasi ini dimaksudkan untuk menghindari terjangkitnya penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Nesseria Meningitides. Penyakit ini  menjalar pada selaput otak dan syaraf tulang belakang, Infeksi ini dapat merusak syaraf dan otak, sehingga seringkali fatal.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, menyatakan, ”Bakteri penyebab Meningitis Meningokokus jarang sekali ditemukan di Indonesia, maka orang Indonesia tidak memiliki kekebalan, sehingga rentan terinfeksi penyakit tersebut”, tuturnya kepada media, Jumat (20/4).

Baca juga: Kementerian Perindustrian, Targetkan 20 Persen Populasi Kendaraan pada 2025 adalah Mobil Listrik

Pemerintah Arab Saudi mewajibkan vaksinasi Meningitis bagi siapa saja yang akan datang ke negaranya, dibuktikan dengan buku International Certificate of Vaccination (ICV) Meningitis Meningokokus yang menjadi salah satu syarat pengajuan visa termasuk bagi jamaah umrah dan haji. Anung menambahkan, bahwa syarat ini bukan bermaksud menyulitkan, namun justru sebagai pencegahan dan perlindungan bagi para turis yang datang.

Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi Meningitis Meningokokus di kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dan rumah sakit (RS) yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan.

Seperti dikutip dari siaran pers Kemenkes, Vaksinasi ini harus diperhatikan untuk memastikan masyarakat mendapat layanan vaksinasi yang sudah teruji dan sesuai standar sehingga meminimalisasi risiko dan akibat dari kejadian pasca imunisasi (KIPI), serta memastikan buku International Certificate of Vaccination (ICV) yang dimiliki adalah dokumen yang valid dan sah sehingga terhindar dari risiko penolakan penerbitan dokumen visa oleh pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: International Conference on Accounting and Finance 2018: Syncore Indonesia Hadirkan Software e-SPI sebagai Solusi

Upaya mencegah pemalsuan dokumen ICV dan pelayanan vaksinasi MM yang tidak sesuai dilakukan oleh Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. Upaya yang dilakukan antara lain dengan:

  1. Peningkatan pengawasan dokumen ICV di pos lintas batas darat negara, pelabuhan dan bandar udara internasional yang melayani penerbangan umroh;
  2. Peningkatan pengamanan dokumen ICV saat pencetakan agar tidak mudah dipalsukan;
  3. Mengadvokasi layanan vaksinasi kepada agen travel perjalanan haji dan umrah;
  4. Memastikan seluruh dokumen ICV yang diterbitkan tercatat di aplikasi kekarantinaan kesehatan nasional (www.kespel.kemkes.go.id).

Selain itu, telah disediakan pula fasilitas berbasis elektronik bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan keaslian dokumen ICV yang dimiliki melalui situs resmi kekarantinaan kesehatan melalui menu cek dokumen dengan link sebagai berikut: http://kespel.kemkes.go.id/welcome/check_document

One Reply to “Kementerian Kesehatan Mengimbau Masyarakat untuk Mendapatkan Pelayanan Vaksinasi Meningitis Meningokokus”

Comments are closed.