Layanan Konsultan SDM Syncore dengan Perusahaan Konstruksi di Yogyakarta

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kunci utama bagi perkembangan dan daya tahan perusahaan. Pengembangan SDM dipakai bukan untuk masa sekarang saja namun juga untuk masa selanjutnya. Program pengembangan SDM yang berhasil bisa meningkatkan kemampuan karyawan serta bisa lebih produktif dan bisa menjadi modal perusahaan karena bisa bertahan lama. Karyawan yang berada diperusahaan juga akan memiliki keyakinan bahwa mereka sebagai bagian dari perusahaan dimana karyawan bisa meniti karir dan menciptakan terobosan-terobosan yang inovatif untuk perusahaan. Oleh karena itu pemimpin yang bagus juga harus bertanggung jawab atas pengembangan karyawannya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja dan produktivitas karyawan menjadi tidak maksimal dalam memberikan kinerjanya ialah karyawan hanya menggunakan beberapa talenta atau potensinya untuk perusahaan, itu bisa terjadi karena pekerjaannya tidak menuntut sepenuhnya untuk mengembangkan dan memberikan yang terbaik. Karyawan trauma akan masa lalu yang pernah terjadi sebelumnya seperti dipermalukan atau ditegur diumum yang membuat karyawan menjadi minder, tidak berani mencoba hal baru karena takut salah dan menarik diri dari pergaulan sosial di lingkungannya. Karyawan lebih condong mengingat hal-hal negatif seperti kelemahan dan kekurangan pada dirinya dibandingkan hal positif seperti kelebihannya, sehingga membuat kelemahan semakin menonjol dan kelebihannya kian tidak terlihat.

Karyawan cenderung menaruh perhatian terhadap kinerja yang diberikan reward atau bonus dan menghindar dari tugas yang tidak memberikan imbalan apapun. Karyawan juga lebih sensitif dengan hal berupa penolakan seperti kritikan dan masukan yang membuat kinerjanya menurun, dikarenakan karyawan kurang bisa instropeksi diri. Dari beberapa faktor yang diatas pimpinan bisa mengembangkan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan kondisi perusahaan dan harus menganalisis kebutuhan-kebutuhan karyawan secara detail.

Proses pengembangan SDM yang diberikan oleh PT. Syncore Indonesia kepada kliennya ialah salah satunya dengan Teknik coaching. Coaching ialah membantu klien atau tim untuk mencapai sebuah tujuan (goal) yang sudah ditentukan. Seorang coach juga mempunyai peran sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan bahwa team atau klien menjalankan hal-hal yang dilakukan. Seorang coach murni dalam melaksanakan tugasnya hanya akan bertanya serta memanggil kliennya, bahkan tidak memberikan saran, coach hanya akan memberikan arahan agar team atau klien bisa mencari ide dan menemukan insight pemecahan masalah yang cocok serta menstrukturkan pemikiran dari ide tersebut. Setelah itu coach akan memastikan bahwa team atau klien melakukan apa yang telah dia pikirkan dan katakan sebelumnya.

Langkah-langkah yang harus dilakukan coaching yaitu menetapkan tujuan (goal) dan menjelaskan pentingnya diskusi. Seorang coach harus bisa membantu mengidentifikasi tujuan secara detail dan identifikasi mengacu pada sumber data atau informasi yang actual atau fakta mengenai situasi yang terjadi. Mendiskusikan dan menjelaskan detail hasil diskusi dengan mencari informasi, mengumpulkan data dan menjelaskan informasi-informasi yang ada. Setelah itu menyepakati hasil yang akan diharapkan disini coach akan bertanya apa yang ingin dicapai atau target dalam situasi saat ini. Selanjutnya mendiskusikan cara yang efektif untuk menangani situasi saat ini. Setelah itu baru menyimpulkan tindakan yang harus diambil.

Sebelum pelaksanaan pengembangan SDM, metodologi yang dijalankan oleh konsultan SDM Syncore ialah melalui tahapan penggalian data, dan asesmen organisasi. Selanjutnya dilakukan asesmen psikologi kepada masing-masing karyawan yaitu berupa asesmen potential review karyawan. Potential review berfungsi membantu karyawan menyadari aktualisasi diri yang berkaitan dengan tempat kerja yang pada akhirnya akan memperbaiki masalah kinerja.

Dokumentasi Proses Asesmen Potential Review di Kantor Klien

Proses LGD (Leaderless Group Discussion) sebagai bagian dari proses Asesmen

Dokumentasi proses coaching level managerial di tempat klien