PENERAPAN CASH TO ACCRUAL PADA BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

Amanat PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang SAP menyatakan bahwa pemerintahan wajib menerapkan akuntansi berbasis kas to akrual sebelum menjadi akrual sepenuhnya. Akuntansi berbasis kas adalah suatu basis akuntanssi dimana transakssi ekonomi dan peristiwa lainnya diakui, dicatat dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya transaksi tersebut pada saat waktu kas atau setara kas diterima atau dibayarkan. Adapun akuntansi berbasis akrual adalah suatu basis akuntanssi dimana transakssi ekonomi dan peristiwa lainnya diakui, dicatat dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya transaksi tersebut tanpa memperhatikan pada saat waktu kas atau setara kas diterima atau dibayarkan. Dalam akuntansi berbasis akrual, waktu pencatatan sesuai dengan saat terjadinya arus sumber daya sehingga dapat menyediakan informasi yang paling komprehensif karena seluruh arus sumber daya dicatat. Pencatatan basis akuntansi kas menuju akrual ini merupkan gabungan dari akuntansi berbasis kas dan akuntansi berbasis akrual. Seluruh transaksi akan dicatat pada saat diterimanya uang yang masuk ke BLUD sedangkan meskipun transaksi terjadi namun berupa utang/piutang maka transaksi tersebut tidak akan dicatat pada saat tersebut. Namun, di tengah atau akhir tahun BLUD harus dapat memunculkan utang/piutang yang ia miliki sebagai bentuk dari akrual dan akan diterapkan cash basis lagi pada periode berikutnya.                 Penerapan akuntansi berbasis kas menuju akrual dimaksukan untuk memperbaiki kualitas penyajian laporan keuangan pada BLUD dalam pemerintahan dan menyajikan data yang cukup akurat untuk mengukur kinerja BLUD tersebut. Dalam akuntansi berbasis kas menuju akrual dapat menunjukkan bagaimana BLUD dapat menunjukkan bagaimana pemerintah membiayai aktivitas dan memenuhi kebutuhan dananya, lebih memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi kinerja serta lebih riil dapat menunjuukkan posisi keuangan BLUD dan bagaimana perubahan posisi keuangannya. Selain itu, juga dapat lebih memberi kesempatan pada BLUD untuk menunjukkan keberhasilan pengelolaan sumber daya yang dikelola dan berguna untuk evaluasi dalam hal efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya. Untuk itu, Syncore memfasilitasi penerapan basis akuntansi tersebut dengan adanya sistem BLUD 2.0 dimana sistem tersebut berbasis kas menuju akrual sehingga dapat membantu BLUD untuk menyajikan laporan keuangan yang baik dan bermanfaat pagi segala pihak.