AKUNTANSI TRANSAKSI KAS PADA BLUD/BLU

Kas merupakan uang tunai dan saldo simpanan di bank yang setiap saat dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintahan.

Permasalahan yang berkaitan dengan kas antara lain:

  1. Terdapat saldo kas yang berasal dari retur belanja
  2. Terdapat saldo kas yang timbul dari belanja sudah dipertaanggungjawabkan tetapi belum dibayarkan
  3. Terdapat perbedaan saldo fisik kas dengan saldo buku kas
  4. Terdapat kehilangan/kekurangan saldo kas
  5. Terdapat kelebihan kas tak berpemilik
  6. Tertengarai potensi penyalahgunaan wewenang atas pengelolaan kas
  7. Terdapat hubungan antara pengelolaan kas dan saldo kas dengan saldo Anggaran Lebih (SAL) dan
  8. Terdapat penyajian aset yang dibatasi penggungaannya.

Saldo kas bendahara penerimaan bertambah apabila terdapat uang masuk dari penerimaan pendapatan tunai/transfer. Saldo kas bendahara pengeluaran terdiri dari tunai dan kas di rekening pengeluaran. Saldo di kas bendahara pengeluaran akan bertambah apabila terdapat aliran masuk antara lain dari:

  1. transfer uang persediaan
  2. Penerimaan uang pengembalian belanja
  3. Penerimaan jasa giro
  4. Penerimaan uang potongan pajak yang dipungut oleh bendahara pengeluaran.

Saldo kas bendahara pengeluaran akan berkurang apabila terdapat aliran keluar yang antara lain berasal dari:

  1. Belanja daerah
  2. Penyetoran uang pengembalian belanja dan
  3. Penyetoran uang potongan pajak yang dipungut oleh bendahara pengeluaran.

Akuntansi Transaksi Kas

Transaksi penerimaan kas dapat berupa

  1. Transaksi pendapatan, dicatat sebesar nilai nominal kas yang diterima dalam rupiah.
  2. Transaksi penerimaan pembiayaan
  3. Transaksi penerimaan transfer
  4. Transaksi penerimaan lainnya

Transaksi pengeluaran kas dapat dipengaruhi oleh:

  1. Transaksi belanja daerah

Belanja pada pemerintah pada umumnya dilakukan melalui mekanisme uang persediaan (UP) dan pembayaran langsung (LS). Uang persediaan digunakan untuk membiayai transaksi sehari-hari yang tidak mungkin dilakukan dengan mekanisme pembayaran langsung. Apabila terdapat ketentuan bahwa uang persediaan pada akhir tahun masih terdapat sisa maka sisa UP tersebut harus disetorkan ke rekening. Sedangkan pembayaran langsung adalah mekanisme pengeluaran kas untuk belanja dari rekening langsung ke pihak ketiga.

  1. Transaksi pengeluaran pembiayaan
  2. Transaksi pengeluaran transfer
  3. Transaksi pengeluaran lainnya