Aplikasi Software Keuangan Syncore BLUD Digunakan Untuk Pembuatan Dokumen RBA & SAK Di 3 Puskesmas Wonosobo

PT. Syncore Indonesia di percaya lagi untuk menyelenggarakan pelatihan yang bertemakan Pelatihan Penyusunan RBA & Laporan Keuangan Berbasis SAK, pada Selasa 29 November 2016 yang dilaksanakan di Hotel Platinum Yogyakarta.

Peserta berasal dari Dinkes Kab. Wonosobo yang terdiri dari 3 puskesmas yaitu Puskesmas Garung, Puskesmas Kaliwiro, Puskesmas Selomerto. Peserta pelatihan sebanyak 16 orang yang terdiri dari staff puskesmas bagian penerimaam, bagian pengeluaran dan kepala puskesmas.

Acara dinarasumberi oleh Bapak Niza Wibyana Tito, S.Kom dan Tim Konsultan BLUD Syncore.

Pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari. Acara dimulai pada pukul 10.30 WIB dan di buka oleh pelaksana pelatihan Ibu Diana Septi Astiartawardani S.E, Kabag Divisi Training Syncore.

Suatu hal yang harus dilakukan ketika Syncore melakukan pelatihan adalah melakukan foto bersama Antara narasumber Bapak Niza Wibyana Tito dengan 16 peserta dari 3 Puskesmas yang ada di Kabupaten Wonosobo. Hal ini dilakukan untuk mengabadikan moment pelatihan.

 

Tepat pukul 11.00 WIB acara pada sesi pertama dimulai. Bapak Niza Wibyana Tito selaku narasumber memperkenalkan diri. Di sela-sela perkenalan, Bapak Tito berdiskusi dengan 3 puskesmas tentang kendala yang di hadapi dan yang terjadi di masing-masing puskesmas.

Dari diskusi yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa BLUD di Kabuaten Wonosobo tekendala mengenai penyusunan laporan keuangan berbasis SAK sebab kebanyakan SDM di masing-masing puskesmas adalah SDM dengan keahlian dibidang kesehatan, sehingga membutuhkan suatu sistem yang bisa membantu dalam menyusun laporan keuangan berbasis SAK.

Kendala tersebut bisa terjawab dengan aplikasi Syncore BLUD yang dapat menghasilkan dua laporan, yaitu laporan SAK dan Laporan SAP. Sehingga, walaupun SDM tidak memahami tentang keuangan, akan tetap bisa membuat laporan keuangan, baik berbasis SAK maupun SAP.

 

Pada pelatihan tersebut terjadi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Berikut petikan tanya jawab.

Apa bedanya Rencana Strategi Bisnis (RSB) dan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA)? Dua dokumen tersebut membuat saya bingung.

Rencana Strategi Bisnis (RSB) adalah laporan yang wajib dibuat sebelum BLUD, di mana berisikan Rencana Strategi Bisnis (RSB) dalam lima tahun ke depan. Setelah RSB dibuat, dan satker pemerintah menjadi BLUD, RSB 5 tahunan dibuatkan RBA setiap tahunnya. RBA adalah dokumen yang wajib dibuat setelah menjadi BLUD, yang isinya merepresentasikan Rencana Bisnis dan Anggaran satu tahun, dengan merujuk pada RSB yang telah dibuat.

 

Di dalam laporan BLUD, saya mengenal adanya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah. Hubungannya dengan pendapatan BLUD apa ya?

BLUD memiliki pendapatan yang bersumber dari jasa layanan, hibah, kerjasama dan lain-lain BLUD yang sah. Pendapatan tersebut adalah pendapatan BLUD yang akan dilaporkan kedalam laporan keuangan berbasis SAK. Sedangkan BLUD ini juga harus membuat laporan SAP untuk konsolidasi dengan pemerintah, sehingga pendapatan BLUD itu termasuk PAD yang sah di dalam laporan SAP.

 

Bagaimana tentang perlakuan SiLPA?

SiLPA memiliki dua perlakuan. Pertama RBA anda lebih besar pada anggaran biayanya, dan nanti diberi penjelasan bahwa minus tersebut diambil dari dana SiLPA tahun lalu, atau anda bisa memasukkan di dalam RBA sebagai pendapatan lain-lain yang berasal dari SiLPA.

 

Sesi kedua pelatihan dimulai pada pukul 13.30 WIB. Sesi ini dimulai dengan mapping dokumen RKA masing-masing puskesmas menjadi RBA yang nanti akan memudahkkan para peserta menginput ke dalam Sistem Aplikasi Software Keuangan Syncore BLUD.

Narasumber memberikan contoh cara menginput data RKA yang telah di mapping ke dalam Sistem Aplikasi Software Keuangan Syncore BLUD. Contoh data diambil dari Puskesmas Garung. Narasumber menjelaskan dan mempraktekan input beberapa data anggaran biaya dan proyesi pendapatan dalam satu tahun. Setelah selesai, narasumber memperlihatkan hasil laporan RBA tahun 2016 yang telah selesai diinput peserta.

Narasumber menunjukkan laporan RBA di dalam Sistem Aplikasi Software Keuangan Syncore BLUD yang terdiri dari laporan ringkasan pendapatan dan biaya, rincian biaya, rincian pendapatan, laporan rincian per sumber, laporan rincian per jenis, laporan ringkasan program dan kegiatan, laporan kegiatan per unit, dan kegiatan per kegiatan.

Setelah narasumber selesai mempraktikkan, maka 3 puskesmas didampingi untuk juga ikut mencoba menginput data RKA tahun 2016 agar peserta memahami bagaimana mapping dan input data. Peserta didampingi selama kurang lebih 30 menit untuk mencoba input.

30 menit telah berlalu, narasumber melanjutkan ke alur realisasi anggaran, yaitu penatausahaan yang terdiri dari dua alur diantaranya adalah alur penerimaan dan alur pengeluaran. Untuk alur penerimaan pemateri menjelaskan mengenai input Jasa Layanan Tunai dan Setoran ke Bank (STS), kemudian menunjukkan BKU penerimaan, Buku Kas Penerimaan dan Buku Bank Penerimaan.

Untuk alur pengeluaran dijelaskan mengenai alur Uang Persediaan (UP) yang hanya diinput satu tahun satu kali melalui SPP, SPM dan SP2D. Pada alur Ganti Uang (GU), alur ini dijelaskan mulai dari BKK, SPP, SPM dan SP2D di sini diperlihatkan juga bukti dokumen yang otomatis ada di dalam system.

Penjelasanpun dilanjutkan dengan laporan keuangan berbasis SAK yang sudah ada di Sistem Aplikasi Software Keuangan Syncore BLUD. Sebelum diperlihatkan, langkah sebelumnya adalah memposting. Langkah posting juga ada di dalam sistem, sehingga semua proses akuntansi dilakukan di dalam sistem. Ada Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan. 5 laporan tersebut telah ada di dalam sistem setelah penginputan data alur penerimaan dan pengeluaran diselesaikan.

 

Berikut petikan tanyajawab antara narasumber dan peserta pelatihan penyusunan RBa dan laporan berbasis SAK pada sesi kedua

Bagaimana perlakuan asset sebelum dan setelah BLUD? Bagaimana menghitung asset setelah menjadi BLUD?

Tidak ada pemisahan asset setelah menjadi BLUD. Sehingga asset sama saja seperti sebelumnya. Harus dinominalkan nilainya.

 

Jika nanti peraturan berubah, apakah sistem Syncore BLUD akan mengikuti peraturan yang ada? Contohnya masalah alur UP, GU dan LS?

Iya. Aplikasi ini dibuat berdasarkan peraturan yang ada. Jika ada pembaharuan peraturan, maka aplikasi ini akan mengikuti pembaharuan yang ada. Saat ini sistem ini sudah menjadi versi 1.3, yang berbeda dari versi 1. Perubahan versi ini terjadi sebab ada perbaikan untuk terus menjadi lebih baik, termasuk mengikuti peraturan.

 

Apa kendala menggunakan aplikasi ini? Jika dilihat dari laporan yang dihasilkan sudah sangat baik, yaitu laporan berbasis SAK dan SAP. Namun pasti ada kendalanya. Apakah kendala tersebut?

Hampir semua daerah yang menggunakan Aplikasi ini kendalanya adalah SDM. Jika SDMnya mau belajar masalah alur di dalam sistem, maka pembuatan laporan keuangan berbasis SAK akan bisa diatasi. Namun jika SDM nya sulit untuk bergerak, ya secanggih apa pun aplikasi akan tetap menjadi kendala.

Juga sistem ini bias online, sehingga ada beberapa puskesmas yang internetnya terkendala, maka akan menjadi permasalahan internal puskesmas. Namun secara keseluruhan pengguna sistem ini tidak terjadi kendala yang krusial sekali, sebab kami Tim BLUD memiliki metode pendampingan online juga melalui grup whatssApp, sehingga jika ada permasalahan sistem akan bias segera diatasi.

 

Jika nanti pihak Dinkes meminta Tim Syncore ke Wonosobo, maka idealnya satu puskesmas mengirimkan berapa?

biasanya adalah 4 orang. Terdiri dari Pimpinan BLUD, Bagian keuangan (Penerimaan dan pengeluaran) serta bagian perencanaan.

 

Pada pelatihan yang diadakan SYNCORE, peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan, dibuktikan dengan semangat hingga acara selesai dan komentar yang baik dari masing-masing peserta.

 

 

Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore Disini

Download Materi BLU/BLUD

Software BLUdanBLUD

 

Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan?

Anda dapat menghubungi:

Diana Septi A

CP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.id

Telepon Kantor: 0274 – 488 599

Be Sociable, Share!