Kompetensi Seorang Direktur Keuangan BUMN

 photo 111IFRSBUMN-Aston9Mei2014.jpg

Ada pengalaman menarik yang dibagi oleh bapak Ahyaniazzam Direktur Keuangan PT Semen Indonesia. PT Semen Indonesia adalah perusahaa no 7 terbesar di dunia dan perusahaan semen dengan produksi terbesar di Asia Tenggara. Menurut data Majalah Forbes perusahaan yang berdiri tahun 1953 ini memiliki kapitalisasi sebesar Rp86.5 triliun dan pendapatan sekitar Rp23.5 triliun per tahun. Tentu tidak mudah mengelola perusahaan sebesar PT Semen Indonesia.

Menurut Bapak Ahyaniazzam Direktur Keuangan saat ini dan masa depan harus menguasai bisnis. Persaingan bisnis semakin ketat dan lingkungan bisnis semakin dinamis. Kondisi ini menuntut pimpinan perusahaan untuk memiliki pemahaman yang dalam terhadap bisnis, wawasan strategi yang luas dan manajemen resiko yang kuat. Situasi ini juga ikut berdampak dalam membentuk kompetensi yang diharapkan dari seorang Chief Financial Officer atau Direktur Keuangan.

Tidak hanya masalah akuntansi

Direktur Keuangan saat ini diharapkan pada lebih banyak aspek strategis. Peran tradisional Direktur Keuangan dalam menjaga kesehatan keuangan dan akuntabilitas perusahaan masih ada, tetapi ditambah peran-peran baru lainnya. Ada 9 peran yang harus dikuasai dan dimainkan oleh seorang Direktur Keuangan yaitu :

1. Financial Reporting

2. Cost Accounting anda Cost Management

3. Budgeting & Strategic Planning

4. Compliance, Tax, Legal, and Regulatory

5. Risk Management

6. Communication: BOD, Creditors, Owners, Investors, Credit Rating Agencies

7. Performance Evaluation

8. Long-term and Short-Term Investment Decision

9. Capital Structure and Cost Capital

Peran-peran tersebut adalah untuk menjawab berbagai perubahan lingkungan yang terjadi. Perubahan lingkungan tersebut memerlukan keputusan dari pimpinan perusahaan. Sebagai dasar acuan membuat keputusan maka pimpinan membutuhkan informasi-informasi yang relevan. Tanpa Direktur Keuangan menguasai konteks ini maka laporan keuangan yang diberikan hanyalah berupa data. Hal yang kita butuhkan bukanlah data tetapi informasi, yaitu apa keputusan yang sebaiknya kita pilih berdasarkan analisa data-data tersebut.

Apaabila hal ini telah menjadi sebuah sistem maka keputusan investasi, keputusan operasi dan keputusan keuangan semua didasarkan pada informasi yang relevan.

Dimana calon direktur keuangan harus belajar?

Mengetahui betapa kompleks tugas dan tanggungjawab seorang Direktur Keuangan maka pertanyaan berikutnya adalah darimana calon direktur keuangan harus belajar? Berdasarkan wawancara dari beberapa CFO papan atas di Indonesia, mayoritas mereka belajar dari pengalaman. Tentu pengalaman adalah guru terbaik, tetapi tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Perlu ada suatu media agar calon-calon pemimpin masa depan bisa belajar bagaimana menjadi Direktur Keuangan yang hebat.

Be Sociable, Share!

    Leave a Reply