Pelatihan Persiapan Akreditasi Puskesmas “Sinkronisasi Akreditasi Dan Pengelolaan Keuangan BLUD – Dinkes Kab. Aceh Barat Daya

PT. Syncore Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertemakan “Persiapan Akreditasi Puskesmas” pada Minggu 12 November 2016. Pelatihan dilaksanakan di Hotel Aston Tropikana Bandung selama 2 hari berturut-turut 12-13 November 2016.

 

Kegiatan di buka oleh Kepala Puskesmas Dinkes Kab. Aceh Barat Daya, Bapak Anwar. Kegiatan ini dinarasumberi oleh Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, Akademisi Konsultan Keuangan dan Dosen dan narasumber lainya dari Dinkes Kab. Garut, Eulis Dahniar; Iwa Kartiwa, SKM; Yana Supriatna, SST; Maman, SKM.

 

Pada hari pertama pelatihan diisi oleh Bapak Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA menyampaikan materi mengenai “Sinkronisasi Akreditasi dan Pengelolaan Keuangan BLUD Puskesmas”.

Inti akreditasi adalah untuk menjadikan puskesmas yang berkualitas. 3 hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan akreditasi diantaranya sistem manajemen pelayanan, sistem admin manajemen, dan sistem manajemen mutu. Faktor yang membuat puskesmas tidak lulus akreditasi yaitu sistem admin manajemen dan sistem manajemen mutu.

 

 

Bapak Rudy Suryanto mengatakan, kunci keberhasilan akreditasi puskesmas ada pada kepala puskesmas karena aspek kepemimpinan mempunyai peranan yang penting dalam menentukan keberhasilan akreditasi.

 

Selain itu, sarana dan prasarana harus dilihat, SDM dan kualitas yang ada didalam puskesmas harus diperhatikan karena sarana prasarana dan SDM merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan agar bisa lulus akreditasi, imbuhnya.

 

 

Beberapa kendala saat puskesmas ingin melakukan akreditasi, diantaranya:

1.Waktu pendampingan paling cepat 6 bulan. Waktu 6 bulan merupakan minimal pendampingan.

2.Komitmen. Waktu yang dibutuhkan minimal 6 bulan, dibutuhkan komitmen untuk menerapkannya.

3.Pemahaman yang berbeda-beda. Surveyor memiliki pemahaman yang berbeda-beda, tidak semua surveyor memiliki pengalaman yang cukup. Disini yang dinilai dalam akreditasi yaitu sistem berjalan atau tidak bukan outputnya. Perlu disinkronkan agar tidak terdapat pemahaman yang berbeda-beda.

4.Pendekatan “jalan pintas”. Masih banyak puskesmas yang menggunakan jalan pintas membeli dokumen, tidak melalui proses. Padahal surveyor lebih berfokus pada penelusuran, pada sistem apakah di puskesmas berjalan.

5.Biaya, permasalahan akreditasi yaitu biaya. Puskesmas membutuhkan biaya yang besar untuk bisa akreditasi karena ada banyak sarana dan prasana yang perlu dibenahi untuk meningkatkan mutu layanan. Puskesmas yang sudah BLUD lebih diuntungkan karena lebih fleksibel dalam menggunakan anggaran.

 

Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore Disini

Download Materi BLU/BLUD

Software BLU/Non BLUD

 

Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan?

Anda dapat menghubungi:

Rahmadani Lutfiawati

CP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.com

Diana Septi A

CP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.id

Telepon Kantor: 0274 – 488 599

Be Sociable, Share!