SISTEMATIKA PENYUSUNAN RBA PADA BLU/BLUD

Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) badan layanan umum daerah merupakan dokumen wajib yang harus disusun setiap tahun oleh masing-masing BLU/BLUD.

RBA merupakan rencana jangka pendek satu tahunan sebagai implementasi rencana jangka panjang lima tahunan yang tertuang dalam dokumen RSB. Dokumen RBA ini disusun sebagai pedoman dalam pelaksanaan dan pencapaian anggaran.

Anggaran merupakan sebuah proyeksi, yaitu perkiraan kemampuan yang sekiranya dapat dicapai dimasa yang akan mendatang. Untuk membuat proyeksi yang realistis sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan hasil pencapaian di tahun berjalan, sehingga perumusan proyeksi akan lebih akurat dan reliable.

Dalam penyusunan RBA BLU/BLUD disusun berdasarkan basis kinerja. Penyusunan RBA BLU/BLUD harus disusun dengan sistematika sebagai berikut:

  1. Pendahuluan

Dalam bab pendahuluan ini memuat antara lain:

  1. Gambaran Umum
  2. Visi dan Misi
  3. Maksud dan Tujuan
  4. Kegiatan/produk layanan
  5. Prinsip-prinsip dasar
  6. Susunan pejabat pengelola dan dewan pengawas BLU/BLUD
  7. Kinerja BLU/BLUD tahun berjalan

Dalam bab kinerja BLU/BLUD tahun berjalan memuat antara lain:

  1. Kondisi lingkungan yang mempengaruhi pencapaian kinerja
  2. Perbandingan antara asumsi dan realisasi rencana bisnis dan anggaran serta dampak terhadap pencapaian kinerja
  3. Pencapaian kinerja per unit
  4. Pencapaian program investasi
  5. Laporan keuangan tahun berjalan
  6. Hal-hal lain yang perlu dijelaskan terkait dengan pencapaian kinerja BLU/BLUD
  7. Rencana bisnis dan anggaran BLU/BLUD tahun anggaran

Dalam bab rencana bisnis dan anggaran BLU/BLUD tahun anggaran memuat antara lain:

  1. Kondisi lingkungan BLU/BLUD yang mempengaruhi
  2. Asumsi yang digunakan
  3. Target kinerja dan kegiatan
  4. Program kerja dan kegiatan
  5. Perkiraan biaya
  6. Perkiraan harga
  7. Rencana pendapatan dan biaya operasional per unit
  8. Anggaran BLU/BLUD
  9. Ambang batas rencana bisnis dan anggaran
  10. Proyeksi keuangan tahun anggaran

Proyeksi keuangan BLU/BLUD disajikan secara komparatif, dengan membandingkan antara prognosa tahun berjalan dengan proyeksi tahun yang akan dating. Dalam bab proyeksi keuangan tahun berjalan memuat antara lain:

  1. Proyeksi neraca
  2. Proyeksi laporan aktivitas/operasional
  3. Proyeksi laporan arus kas
  4. Catatan atas Laporan Keuangan
  5. Penutup

Dalam bab penutup memuat antara lain:

  1. Kesimpulan
  2. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam rangka melaksanakan kegiatan BLU/BLUD