PERSIAPAN PENERAPAN BLUD SMK NEGERI 2 SUBANG

Dengan mulai diterapkannya Teaching Factory (TEFA) di SMK, SMKN 2 Subang berharap untuk segera ditetapkan menjadi BLUD. Dalam mempersiapkan penerapan BLUD ini, SMKN 2 Subang baru saja melakukan studi banding ke Jawa timur tepatnya di SMKN 5 Jombang yang saat ini sudah memiliki pergub mengenai penerapan SMK BLUD. Kepala sekolah menyatakan berharap status BLUD untuk SMKN 2 Subang akan segera diberikan dengan dikeluarkannya Pergub. Sebenarnya banyak tamu dari perusahaan pemberi beasiswa yang tertarik dengan produk yang dihasilkan oleh siswa, dan perusahaan melihat potensi dari produk yang dihasilkan oleh para siswa. Saat ini, sekolah merasa masih terhalang dalam melakukan kegiatan karena belum ada regulasi yang jelas untuk TEFA ini sendiri, sehingga pihak sekolah ingin mendalami ilmu tentang BLUD dan penerapannya. Terdapat berbagai macam produk yang dihasilkan melalui kerjasama dengan industri namun sekolah masih bingung dalam pengelolaannya. Sekolah mengharapkan gubernur dapat segera mengeluarkan pergub mengenai penerapan BLUD SMK di Jawa Barat khususnya untuk SMKN 2 Subang.

Pendapatan SMKN 2 Subang saat ini bersumber dari APBD, BOS, dan siswa. 50% siswanya digratiskan karena berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga diberlakukan sistem subsidi silang. Latar belakang SMK menjadi BLUD adalah tren, kebutuhan dan diperintahkan. Menteri pendidikan mendorong Pemerintah Provinsi kepada SMK yang memiliki teaching factory (TEFA) untuk menerapkan BLUD.  Masalah muncul pada pengelolaan keuangan ketika SMK memiliki pendapatan yang bersumber dari TEFA. Sehingga hal inilah yang mendorong SMK untuk segera ditetapkan statusnya menjadi BLUD.

Berdasarkan Permendagri 13, di alur keuangan daerah seharusnya pendapatan sekolah selaku UPTD dari Dinas Pendidikan disetorkan dahulu ke Kasda sebagai penerimaan Pemda. Namun setelah menjadi BLUD, pendapatan tidak perlu disetorkan ke Kasda melainkan langsung dikelola sendiri karena adanya fleksibiltas pada status BLUD. Jenis-jenis Fleksibilitas BLUD yang bisa diterapkan pada pengelolaan keuangan SMK BLUD adalah :

1. Pengelolaan Pendapatan

2. Pengelolaan Belanja

3. Pengadaan Barang dan Jasa

4. Pengelolaan Utang dan Piutang

5. Tarif

6. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

7. Kerjasama

8. Investasi

9. Remunerasi

10. Silpa dan defisit anggaran