Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Konsep Remunerasi

Terdapat 3 konsep remunerasi yang biasa disebut dengan 3P, yaitu:

1.Position

Position atau posisi yaitu pemberian remunerasi berdasarkan posisi jabatan yang ditempati. Dengan kata lain, remunerasi yang diberikan nilainya sama untuk setiap jabatan yang setingkat.

2. People

People atau orang adalah pemberian remunerasi kepada orang yang memiliki keahlian atau pendidikan khusus yang sesuai dengan pekerjaannya.

3. Performance

Performance atau kinerja adalah pemberian remunerasi yang diberikan kepada karyawan berdasarkan kualitas kinerjanya. Artinya tunjangan ini hanya diberikan kepada karyawan yang memiliki kinerja tinggi (berkualitas) atau sesuai harapan yang telah ditetapkan. Prinsip dasar yang penting untuk diketahui dalam penyusunan remunerasi, yaitu:

  • Adil dan Proporsional 

Adil yang dimaksud tidak berarti bahwa setiap karyawan menerima upah atau gaji yang sama, namun juga harus mempertimbangkan dua sisi, yaitu kondisi perusahaan dan kebutuhan pekerja. Di sisi perusahaan. Adil dan proporsional  berkaitan  dengan  kondisi  keuangan  perusahaan  dan kecenderungan pasar di masa mendatang apakah prospeknya bagus atau trend-nya menurun, sedangkan di sisi pekerja, adil adalah tercukupinya pendapatan  yang  dapat  memenuhi  kebutuhan  pekerja  maupun keluarganya.  Asas  adil  sangat  penting  karena  didapat  dalam  rangka mewujudkan  terciptanya  suasana  yang  harmonis,  motivasi  kerja, semangat, disiplin, dan stabilitas perusahaan. 

  • Layak dan Wajar 

Batasan pengertian layak dan wajar itu relative. Bisa saja di sisi pekerja mengatakan bahwa remunerasi yang didapat belum memenuhi kebutuhan pekerja dan keluarganya, sedangkan pihak pengusaha sudah memastikan bahwa  apa  yang  telah  diberikan  sudah  memenuhi  kesejahteraan. Parameter  yang  digunaan  untuk  menetapkan  remunerasi  karyawan  di perusahaan, yaitu ketentuan normatif yang ditetapkan melalui peraturan perundang-undangan. 

  • Tepat 

Sebuah sistem pemberian remunerasi kepada pekerja berdasarkan kinerja karyawan. Hasil kerja karyawan dievaluasi dan dinilai  dengan mengacu pada  parameter  yang  telah  ditetapkan.  Hasil  penilaian  tersebut menentukan  berapa  seharusnya  remunerasi  yang  tepat  untuk  diterima karyawan tersebut. 

  • Kompetitif 

Dapat  bersaing  dengan  perusahaan  lain  seperti  perusahaan  yang menghasilkan produk sejenis atau lokasi perusahaan yang berdekatan agar tidak terjadi saling cemburu di antara sesama pekerja. 

  • Transparan 

Adanya  keterbukaan  dalam  penetapan  remunerasi.  Dalam  menetapkan syarat kenaikaan remunerasi harus diketahui dan mudah dipahami oleh karyawan.